GuDang eLmu
this site the web

Recent Photos

image
image
image
Tampilkan postingan dengan label Media Pembelajaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Media Pembelajaran. Tampilkan semua postingan

Carilah Ilmu

Il Mu
View more presentations from isnae.

Materi PAI "Sedekah, Hibah dan Hadiah"

Games PAI

The Hot Potatoes sebagai Alternatif Evaluasi PAI


Piranti Kognitif


Evaluasi sangat diperlukan dalam pendidikan formal, dalam hal ini adalah sekolah. Khususnya evaluasi mengenai hasil belajar. Dalam konteks mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam dimaksudkan untuk melihat tingkat kemampuan dan keberhasilan siswa dalam proses belajar PAI yang telah disampaikan guru di kelas.

The hot potatoes merupakan software yang dapat digunakan sebagai piranti kognitif dalam sistem evaluasi pendidikan khususnya materi PAI. Melalui software ini kita dapat melakukan evaluasi yang memiliki ruang lingkup evaluasi hasil belajar. Dari sini kita bisa mengevaluasi mengenai tingkat penguasaan siswa terhadap tujuan-tujuan khusus yang ingin dicapai dengan metode yang cukup menyenangkan. Mengingat sering kali evaluasi yang diadakan oleh guru malah membuat siswa strees karena dibenaknya evaluasi sebagai sesuatu yang mengerikan, jika ia tidak berhasil maka dianggap malapetaka bukan dijadikan sarana perbaikan diri untuk kedepannya.

Ada enam aplikasi yang dimiliki oleh the hot potatoes ini, antara lain :

  • JQuiz, Program untuk menyusun materi latihan yang terdiri dari 4 jenis, anatara lain: Pilihan ganda (multiple-choice), short answer, Hybrid (Kombinasi dari pertanyaan multiple-choice dan short-answer) dan Multi-Select.

  • JMix, (jumbled-sentence exercises) Program untuk membuat latihan menyusun kalimat

  • JCross, (crossword puzzles) Program untuk menyusun materi dalam bentuk teka-teki silang

  • JMatch, (matching or ordering exercises) Program untuk membuat latihan dengan model menjodohkan.

  • JCloze, (gap-fill exercises) Program untuk menyusun latihan dalam bentuk “essai ompong” (fill in the blanks exercise).

  • The Masher, Program yang didesain untuk me-manage beberapa isi latihan/soal dari 5 jenis program diatas dengan mengkompilasi beberapa jenis latihan di Hot Potatoes. Program The Masher masih berbayar. Dalam program ini anda dapat juga melakukan proses dan monitoring konten latihan langsung ke Server dari Hot Potatoes.

Dari enam aplikasi di atas kita bisa memasukkan materi PAI dengan berbagai jenis evaluasi. Software ini efektif dan memudahkan pengajar dalam melakukan evaluasi disamping software ini merupakan sebuah alternatif metode evaluasi yang menyenangkan bagi siswa yang selama ini ujian dianggap sebagai “hantu pendidikan”.

Bagi yang bergelut di dunia pendidikan khususnya jika menginginkan program ini, sejak 1 September 2009 dirilis sebagai freeware, jadi anda bisa mendownloadnya secara gratis. Untuk penggunaan the hot potatoes lebih lengkapnya anda bisa kunjungi http://subaridargombez.wordpress.com/2008/08/01/penggunaan-hot-potatoes-dalam-pembelajaran-e-learning/#comment-68


Isna Hidayati Effendi

Pegiat Islamic Studies FORSIFA UMM



Sebuah Piranti Kognitif



USB flash drive adalah alat penyimpanan data memori flash tipe NAND yang memiliki alat penghubung USB yang terintegrasi. Flash drive ini biasanya berukuran kecil, ringan, serta bisa dibaca dan ditulisi dengan mudah.Kapasitas yang tersedia untuk USB flash drive ada dari 128 megabyte sampai 64 gigabyte.

USB flash drive memiliki banyak kelebihan dibandingkan alat penyimpanan data lainnya, khususnya disket atau cakram padat. Alat ini lebih cepat, kecil, dengan kapasitas lebih besar, serta lebih dapat diandalkan (karena tidak memiliki bagian yang bergerak) daripada disket. (Sumber http://dfs0007.blogspot.com/2009/01/flash-disk.html)

Membaca keterangan diatas kita tahu flashdisk atau falas drive sebuah piranti. Namun apa bisa dikatakan sebagai piranti kognitif? Semua itu melihat sudut pandang fungsi saja. Fungsi Flashdisk salah satunya untuk mempermudah mobilitas kita tanpa perlu membawa laptop atau hard copy files kalau lagi di perlukan. Fungsi lainnya bisa menjadi penjaga files tetap sehingga variasi ukurannya pun berubah. Dari sini apa saja yang pada umummya falshdisk itu digunakan? Kebanyakan sebagai penyimapan data-data kuliah untuk mahasiswa. Disini berarti flashdisk membantu menyimpan puluhan bahkan ratusan data-data pengetahuan yang pernah kita pelajari tanpa memerlukan ribuan kertas.

Ujian Tanpa Kalkulator


Ujian dalam tingkat Nasional lebih dikenal dengan UASBN (Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional) merupakan salah satu bentuk evaluasi pendidikan. Evaluasi sendiri memiliki pengertian suatu tindakan atau suatu proses untuk menentukan nilai dari sesuatu (Sudijono : 2008). Sedangkan evaluasi pendidikan memiliki definisi kegiatan atau proses penentuan nilai pendidikan, sehingga dapat diketahui mutu atau hasil-hasilnya. Evaluasi diartikan secara luas evaluasi yang bersifat kuantitatif dan evaluasi bersifat kualitatif. Bersifat kuantitatif hasil pengukuran tersebut berwujud keterangan-keterangan yang berupa angka-angka atau bilangan. Evaluasi bersifat kualitatif lebih pada penafsiran yang sering bersumber dari data kuantitatif.

UASBN termasuk evaluasi yang bersifat kuantitatif dengan tujuan untuk menghimpun bahan-bahan keterangan yang akan dijadikan sebagai bukti mengenai taraf perkembangan atau taraf kemajuan yang dialami oleh para peserta didik , setelah mengikuti proses pembelajaran dalam jangka waktu tertentu. Dengan kata lain tujuan umum dari evaluasi dalam pendidikan adalah untuk memperoleh data pembuktian, yang akan menjadi petujunk sampai dimana tingkat kemampuan dan tingkat keperhasilan peserta didik dalam pencapaian tujuan-tujuan kurikuler, setelah mereka menempuh proses pembelajaran dalam jangka waktu yang telah ditentukan.

Kalkulator merupakan piranti kognitif yang berarti suatu alat untuk mempermudah dalam mencari dan memahami ilmu pengetahuan, dalam hal ini kalkulator mempermudah dan mempecepat dalam memecahkan ilmu eksak. Jika ujian atau UASBN diperkenankan memakai kalkulator maka tujuan evaluasi kuran tercapai secara maksimal. Kemampuan peserta didik tidak ketahui secara pasti karena ada bantuan berupa alat yang mempengaruhi kerja dan proses berfikir siswa.

Berikan yang Terbaik untuk Audience (Tips menyajikan presentasi yang efektif)

Dalam suatu sistem informasi ada proses pengalihan makna antar pribadi manusia yang dinamakan komunikasi. Komunikasi merupakan proses dua arah antara komunikator dan respiens/komunikan. Ada satu pesan yang disampaikan melalui medium agar tersampaikan pada komunikan. Dari sini ada 4 faktor dasar terjadinya proses komunikasi, yakni komunikator, pesan, medium, dan komunikan (penerima informasi). Namun apakah pesan yang disampaikan dapat diterima dan dipahami dengan baik oleh komunikan?

Presentasi merupakan bentuk penyampaian komunikasi yang sering dilakukan di kalangan insan akademik. Fenomena yang sering terjadi, penyampaian pesan melalui presentasi tersebut cenderung satu arah dan monoton. Keadaan ini mengakibatkan komunikan jenuh dan enggan menerima informasi. So, Bagaimana menyiapkan sebuah presentasi memikat para audience dengan harapan pesan diterima dan dipahami dengan baik?

Tahap Persiapan:

a.Bangun Kepercayaan Diri ;

Kecemasan berkomunikasi sering dialami banyak pembicara, terutama pembicara pemula. Sebagus apapun pesan yang akan disampaikan tanpa kepercayaan diri akan hilang pengaruh sebagai informan yang memiliki banyak tujuan. Baik tujuan sekedar menyampaikan info, megajak pada perubahan perilaku maupun tujuan sekedar menghibur.

b.Tetapkan Tujuan;

Rumuskan tujuan yang akan dicapai dari presentasi yang akan dilakukan.

c.Siapkan Bahan/Materi

Susunlah garis besar materi secara sistematis dengan bahasa yang mudah dipahami.

d.Pilih Media yang Sesuai;

Media akan membantu dalam penyampaian pesan/materi, misalnya handout, slide power point. Pemakaian slide, Teknik visualisasi dapat membantu dalam memahami substansi presentasi.

e.Penampilan Diri

Pastikan Penampilan anda layak dipandang sebagai pembicara/presentator. Misalnya memakai pakaian sopan, rapi dan serasi.

Tahap Pelaksanaan:

a.Gunakan komunikasi dua arah;

Sesekali presentator memberikan pertanyaan yang fungsinya mengetahui apakah audience masih fokus dengan materi yang disampaikan. Atau ajak diskusi singkat audience untuk bertukar pikiran. Kontak mata kepada audience selalu diperhatikan supaya tidak terkesan berbicara sendiri.

b.Bahasa yang diucapkan harus jelas dan mudah dipahami. Intonasi sesuai dengan materi yang dijelaskan.

c.Sesekali bergerak dalam berbicara.

d.Jangan membelakangi audience

e.Jangan terkesan membaca handout atau slide

f.Jika media yang digunakan adalah slide power point, ada hal-hal yang perlu diperhatikan dalam tampilan slide.

g.Materi disampaikan secara sistematis dan hindari pengulangan kata.

Tahap Evaluasi:

Bukalah Tanya jawab dengan audience; mengevaluasi diri dengan cara melontarkan pertanyaan kepada audience, sejauhmana pemahaman audience dari situ akan tahu efektitas cara penyampaian. Adanya audience yang bertanya ini menandakan ketertarikan audience dengan ingin mengetahui lebih dalam tetang materi yang disampaikan.

Tips Presentasi Mengunakan Media Power Point

a.Mudah dibaca;

Kalimat pada slide yang disajikan hendaknya mudah dibaca. Gunakan ukuran huruf yang tidak terlalu kecil dan tipe huruf yang sesuai. Terutama pada judul setiap slide, karena akan membantu pada penekanan materi yang akan disampaikan.

b.Background slide sederhana

Buatlah background yang bervariasi, menarik tapi sederhana. Tidak terlalu menyolok, terlalu banyak animasi, efek – efek yang berlebihan dan penggunaan warna yang buruk.

c.Buat kerangka materi presentasi

Susun poin-poin utama presentasi, estimasikan jumlah dan koherensi slide-slide. Jangan terlalu banyak slide dan banyak teks dalam satu slide

d.Kumpulkan materi pendukung

Materi pendukung bisa mengambil gambar, table atau grafik untuk menambah variasi dan informasi secara visualisasi.

e.Berikan variasi slide

Membubuhi efek sounds, animasi, hyperlink pada slide menambah daya tarik audience.

Semoga Bermanfaat…!

 

W3C Validations

Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Morbi dapibus dolor sit amet metus suscipit iaculis. Quisque at nulla eu elit adipiscing tempor.

Usage Policies