GuDang eLmu
this site the web

Interaksi Edukatif Mewujudkan Pendidikan yang Humanis

Manusia adalah makhluk multidimensional yang dapat ditelaah dari berbagai sudut pandang. Manusia sebagai makhluk jasmani dan rohani yang membedakan manusia dengan makhluk lain adalah aspek kerohaniannya. Manusia akan menjadi sungguh-sungguh manusia kalau ia mengembangkan nilai-nilai rohani (nilai-nilai budaya), yang meliputi: nilai pengetahuan, keagamaan, kesenian, ekonomi, kemasyarakatan dan politik.

Pendidikan merupakan sistem yang mampu membantu mengembangkan segenap potensi yang dimiliki manusia. Seiring berjalannya waktu pelaksanaan pendidikan banyak mengalami problem padahal peranan pendidikan memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kualitas kehidupan manusia. Masalah yang kerap terjadi adalah kerawanan hubungan antara guru dan anak didik disebabkan komunikasi yang berjalan kurang harmonis. Hal ini sangat banyak dampak yang ditimbulkan mulai dari kurang tersampaikannya materi ajar, berpengaruh pada perkembangan kepribadian anak didik, tidak terpenuhinya kebutuhan anak didik,
Guru dan anak didik adalah sosok unsur manusia yang tidak dapat dipisahkan dari dunia pendidikan. Guru sabagai fasilitator dituntut mampu menciptakan suasana belajar – mengajar yang kondusif. Peranan guru sangat penting ditengah keterbatasan sarana dan prasara pendidikan yang dimiliki oleh negara – negara berkembang. Komunikasi guru dan anak didik yang berjalan lancar maka akan tersampaikan nya materi dengan mudah. Disamping itu hubungan harmonis yang muncul antar guru dan anak didik, guru akan mudah mempengaruhi anak didik dengan maksud mengubah tingkah laku dan perbuatan dengan memasukkan sejumlah norma – norma.
Interaksi edukatif dianggap mampu sebagai solusi dalam mewujudkan pendidikan yang humanis। Pendidikan yang tidak membenarkan adanya intimidasi, pengekangan dan pembatasan terhadap kreatifitas guru dan murid. Serta mampu membina anak didik agar menghargai norma hukum, susila, sosial, dan norma agama. Hal ini dapat diwujudkan dengan upaya menciptakan pendidikan yang humanis ditandai dengan adanya proses belajar-mengajar yang terbuka dan penuh dialog yang sehat dan bertanggungjawab antara guru dan murid salah satunya melalui pendekatan interaksi edukatif.

Suasana humanis yang terbangun dalam pendidikan diharapkan akan mengantarkan tercapainya tujuan pendidikan. Tujuan sejati dari pendidikan adalah pertumbuhan dan perkembangan anak didik yang menjadikan pribadi matang dan dewasa sehingga mampu menghadapi dan menyelesaikan masalah – masalah yang dihadapi dalam hidupnya.

0 komentar:

Posting Komentar

 

W3C Validations

Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Morbi dapibus dolor sit amet metus suscipit iaculis. Quisque at nulla eu elit adipiscing tempor.

Usage Policies